Di tulisan pertamaku ini, aku ingin membahas sesuatu yang berkaitan dengan shalat, atau boleh dibilang, aku ingin share sedikit ilmu tentang shalat.
Pertama, aku mau nanya nih,, pernah gak sih teman teman mengalami 'amnesia' saat sedang shalat? Maksudnya, pernah gak sih, teman teman lupa pada saat shalat? Mungkin banyak orang yang mengalami hal seperti ini. Dan,, kita beri tepuk tangan bagi yang gak pernah mengalami 'amnesia' saat shalat..
Saat shalat, tentunya selalu saja ada hal-hal yang melintas di kepala kita. Itu wajar saja, karena syaitan akan terus berusaha menggoyahkan benteng ke-khusyukan kita. Dan pastinya, itu semua merupakan ujian bagi kita semua, apakah kita mampu mempertahankan ke-khusyukan kita, atau malah si syaitan berhasil menggoyahkannya.
Nah, jika syaitan berhasil melakukan tugasnya itu, seringkali terjadi fenomena 'amnesia' saat shalat. Misalnya kita lupa / ragu terhadap rakaat shalat, sehingga kita bingung sendiri "duh, ini udah rakaat berapa, ya?". Atau, kita lupa terhadap bacaan shalat, bahkan rukun shalat. Kan gawat..
Terus, kalau itu terjadi, gimana? Haruskah kita mengulang lagi shalat kita?
Jawabannya.. TIDAK. Kita tidak perlu mengulang shalat kita. Dan Agama Islam sudah memberikan solusi buat kita, yaitu dengan melakukan Sujud Sahwi. Jeng jeng jeng..
Caranya?
Caranya gini nih teman teman,, kan pas shalat itu kita sadar bahwa kita melakukan kesalahan, atau kita ragu-ragu, nah, nanti di rakaat terakhir menjelang salam, kita harus sujud sebanyak dua kali, dan diawali takbir (sebagaimana yang kita lakukan saat hendak melakukan sujud yang biasanya dalam shalat).
Bacaannya : سبحان من لا ينام و لا يسهو (subhaana man laa yanaamu wa laa yashu).
Artinya: "Maha Suci Zat Yang Maha tidak tidur dan tidak lupa".
Habis itu, baru deh salam untuk mengakhiri shalat.
Sujud Sahwi juga bisa dilakukan sesudah salam. Karena bisa jadi kan, kita sadar bahwa kita melupakan rukun ataupun rakaat shalat saat setelah selesai shalat. Caranya pun sama.
Dengan demikian, shalat kita InsyaAllah akan aman.
Rasulullah bersabda : "apabila salah seorang diantara kamu ragu-ragu dalam shalatnya, lalu ia tidak tahu berapa yang sudah dilakukannya, tiga atau empat (rakaat), hendaklah ia hilangkan keraguannya itu dan berpeganglah kepada apa yang diyakininya. Kemudian, ia melakukan sujud dua kali sujud (sahwi) sebelum salam. Jika ia shalat lima (rakaat), berarti itu telah menggenapkan shalatnya. Jika ia telah shalat dengan sempurna, maka (kedua sujud sahwi nya) itu sebagai suatu penghinaan bagi setan." (H.R. Muslim no.888 dari Abu Said al-Khudriy).
Simple, kan? Tentu. Karena Allah tidak membebani hambanya.
Mungkin cuma sekian yang dapat aku sampaikan.
😄👍
BalasHapus