Selasa, 10 Desember 2019
Zonasi? Oh no!! (part 2)
Hallo guys!! 😁
Setelah beberapa waktu ini,, aku akan melanjutkan untuk mengeluarkan 'unek-unek' ku mengenai masalah pendidikan; sistem zonasi.
Jadi,, gimana nih? Masih adakah rasa takut teman-teman terhadap sistem tersebut? Yaa tentunya aku gak tau lah ya, soalnya aku gak bisa membaca pikiran teman-teman semua, hehe..
Awalnya kita sudah punya alasan untuk tidak takut lagi dengan sistem zonasi, kan? Tapi, ada lagi nih satu hal yang membuat 'rasa itu kembali ada', eitss rasa takut loh yaa.. Wkwkwk
Hal yang aku maksud adalah kualitas cara atau metode pembelajaran di setiap sekolah.
Misalnya begini, sebelum adanya sistem zonasi, sekolah X adalah sekolah yang unggul di segala bidang, memiliki kualitas siswa dan pembelajaran yang bagus. Sedangkan sekolah Y adalah sekolah yang biasa saja, dan kualitas siswa serta pembelajarannya juga biasa saja.
Namun, setelah adanya sistem tersebut, kemungkinan yang terjadi adalah :
1) sekolah X akan mendapatkan peserta didik baru dengan kualitas yang 'beragam'
2) sekolah Y akan mendapatkan peserta didik baru yang memiliki kualitas yang bagus
Dari dua kemungkinan tersebut, akan ada pemikiran yang muncul di benak kita seperti "dengan beragamnya kualitas siswa di SMA X, maka kualitas sekolahnya pasti akan menurun" lalu "sekarang sekolah Y sudah memiliki siswa yang kualitasnya bagus, jadi, pasti kualitas sekolahnya juga akan meningkat"
Hmm menurut aku nih ya, dua hal tersebut tidak akan memengaruhi kualitas suatu sekolah.
Kenapa?
Yaa, alasannya adalah karena kualitas metode pembelajaran yang berbeda.
Memang, bisa saja kualitas sekolah X akan menurun, tapi dengan sistem pembelajaran yang bagus, maka sekolah itu pasti mampu membina peserta didiknya untuk meningkatkan kualitasnya.
Begitu pula sebaliknya. Memang, sekolah Y mendapatkan peserta didik dengan kualitas yang bagus, tapi dengan metode pembelajaran yang 'biasa saja', tentu kualitas sekolah tersebut juga akan tetap biasa biasa saja.
Dengan kata lain, aku ngajak teman-teman buat memilih sekolah X yang memiliki kualitas pembelajaran yang bagus, meskipun sekolah tersebut sudah memiliki kualitas siswa yang beragam yang dikarenakan adanya sistem zonasi.
Kenapa?
Karena yang membuat kita hebat itu adalah bagaimana pembelajaran yang kita dapatkan, bukan bagaimana teman-teman sekolah yang kita dapatkan.
Nah, masih takut gak nih?
Mungkin teman-teman gak takut kali yak , adanya cuma bingung 😂😂
Yaa tentunya bingung, soalnya pembahasanku lumayan
berbelit, dan susah nyari yang mana intinya, ya kan?
Yaa segini dulu deh 'unek-unek' ku kali ini, takutnya nanti teman-teman tambah bingung 😂😂😅
See you 👋
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Autobiografi Cheng Wei, Seorang Pengusaha di Bidang Transportasi Online di China
*Dikutip dari maxmanroe.com* ... Berkat kesuksesannya mendirikan perusahaan transportasi berbasis online Didi Chuxing, Cheng Wei yang saat i...
-
*Dikutip dari maxmanroe.com* ... Berkat kesuksesannya mendirikan perusahaan transportasi berbasis online Didi Chuxing, Cheng Wei yang saat i...
-
Hallo!! 😁 Kali ini aku akan membahas sesuatu mengenai masalah pendidikan. Pertama, teman teman tentunya tau kan mengenai sistem zonasi ...
-
*Dikutip dari republika.co.id* Siapa sangka, Abdul Gani (50) lelaki sederhana yang berhasil dan sukses menjadi pengusaha transportasi di Sum...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar